Gunung Sanggabuana · November 2025

Tragedi 1 November

Ditulis oleh Irsyad, anggota Impeesa X-tream Adventure Team

Bermula ketika mendaki gunung Sanggabuana pada tanggal 1 November 2025. Pada awalnya keadaan seperti biasa saja layaknya orang jalan-jalan. Setelah sampai di sana, sudah diberi cobaan mendaki medan terjal untuk mencapai SIMAKSI. Di saat itu juga saya hampir menyerah untuk mendaki dikarenakan awal-awal saja sudah menguras fisik saya. Namun, saya memutuskan tidak menyerah karena merasa sangat rugi jika saya memutuskan menyerah.

Setelah mendaki kurang lebih selama 3 jam, akhirnya saya beserta teman saya mencapai puncak dari Gunung Sanggabuana.

Ada beberapa kejadian pada saat mendaki, salah satunya kunci motor milik teman saya hilang. Untungnya, kunci tersebut ditemukan di pos 1. Pada saat pulang, terdapat daerah yang dilalui itu sedang mengalami banjir. Saya yang tanpa pikir panjang memutuskan untuk melibas banjir tersebut. Namun saya tidak beruntung karena di depan saya ada seseorang yang motornya mogok sehingga saya terpaksa menurunkan kecepatan motor saya dan hasilnya motor saya ikutan mati. Akhirnya saya harus memanggil pickup untuk menjumput motor dan saya.

Kesimpulannya, saya di sini benar-benar kurang prepare karena terlalu meremehkan. Salah satu kesalahan fatal saya adalah sepatu, sepatu yang saya gunakan itu terlalu sempit sehingga kali saya mengalami lecet-lecet.

Cerita lainnya

← Kembali ke beranda